memulihkanmu
- saat kau telah berusaha sebaik mungkin namun gagal
- saat kau dapatkan yang kau inginkan namun bukan yang kau butuhkan
- saat kau merasa begitu lelah namun tak bisa terlelap
- terperangkap dalam kemunduran
Yap, namanya manusia tidak ada yang sempurna. Sebanyak dan sekuat apapun usaha kita, pasti akan menemukan sebuah kegagalan,kegagalan dalam bercinta. Bagaimanasih rasanya kita sudah berusaha sekuat mungkin untuk memberikan yang terbaik buat orang yang kita cintai, ternyata gagal membuat dirinya memberikan cinta yang sepadan dengan usaha kita? menyesakkan sekali bukan? Hhmmm
Kita mungkin bisa menjadikan dirinya untuk menjadi milik kita, tapi apakah dia mencintai kita juga sepenuhnya? Bukannya kita tidak hanya menginginkannya yang kita mau, tapi juga cintanya yang tulus yang kita butuhkan bukan? Pasti rasanya tidak nyaman sekali berada dalam kondisi seperti ini. Lelah juga memang, pikiran cemas, waswas dan curiga selalu menghantui, bahkan untuk tidur aja tidak nyenyak rasanya.
- dan air mata mengalir deras di wajahmu
- ketika kau kehilangan sesuatu yang tak tergantikan
- ketika kau mencintai seseorang namun sepertinya sia-sia
- burukkah itu?
Tak terasa, air mata tlah menetes tanpa kita sadari. Karena dia! Dia adalah orang sangat kita cintai. Mungkin “I can’t life without her”. Bagaimana jika hanya dia satu-satunya orang yang kita bisa cintai? Yg gk bisa digantikan perannya dengan orang lain. Sudah tau kalau ini menyakitkan, tapi masih aja terus dipikirin. Saat kita mencintai dengan segenap hati kita, menjaga hati ini hanya agar dialah yang ada di hati kita, ternyata semua sia-sia. Bisa sajakan ke depannya lebih buruk lagi kalau terus-terusan begini terus?
- dan kebahagiaan maupun penderitaan
- ketika kau terlalu mencintai sehingga tak sanggup membiarkannya pergi
- namun jika tak kau coba kau tak akan pernah tahu
- seberharga apakah dirimu
Di saat fluktuasi pikiran dan hatimu, lagi-lagi hanya dia yg selalu tanpa sengaja selalu melintas. Kamu terlalu cinta dia. kamu terlalu berat buat ngelepas dia. Tapi kan belum dicoba. Jika kamu mencintai seseorang dengan segala usaha dan ucapan untuk pembuktiannya, kamu berhak juga mendapat balasan cinta yg sepadan kok. kamu layak kok untuk mendapatkan cinta yg lebih baik dan lebih tulus, jika memang seperti itu gambaran dirimu. Sebuah pameo mengatakan, laki-laki baik untuk perempuan yang baik, begitu juga sebaliknya. Jadi?
- cahaya akan membawamu pulang
- dan menguatkan tulang-tulangmu
- dan akan kucoba memulihkanmu
- aku berjanji padamu akan belajar dari tiap kesalahanku.
Lihat di sekelilingmu! Saat kita mengejar dia yg sangat kamu cintai. Ada seseorang yg selalu mengamati dan memperhatikanmu. Yah bisa saja! Bagaimana kamu menyadarinya kalau pikiranmu Cuma buat si dia? Semua apa yang kamu perbuat hanya untuk dia?
Seseorang itu selalu mendoakanmu agar selalu dalam lindungan dari Tuhan tanpa mengharap balasan. Seseorang yang tahu arti mencintai dengan tulus, meskipun sakit karena cintanya tidak berbalas, tapi sekali lagi, dia gk mengharapkan suatu imbalan dari mencintaimu. Seseorang itu selalu mendoakanmu agar dituntun kepada cahaya yg membawamu pulang kembali ke “rumah”. Suatu rumah di mana cintamu itu terasa berharga. Rumah dimana kamu merasa bahwa kamu dihargai. Cahaya penuntun itu juga akan menyulut dirimu sampai ke sumsum tulangmu. Membuatmu merasa sangat nyaman dan bersemangat untuk terus menjalani hidupmu dengan cinta yang lebih baik dan baik lagi bersama seseorang itu, yang akan dengan segala kekuatan dan doanya membenahi hati dan pikiranmu.
Saat air matamu mengalir, lagi-lagi karena kamu telah kehilangan dirinya yang sangat kamu cintai dan kamu anggap yg sangat berharga. Air matamu mengalir begitu deras, tapi teruslah begitu sampai akhirnya kamu bisa tenang karenanya…
Dan dari situlah kamu bisa mendapat sebuah pembelajaran jika mencintai seseorang, tetaplah dengan tulus dari hatimu, tanpa mengharapkan pembalasan. Belajarlah dari kesalahan yg lampau, bukan untuk diratapi. Hidup harus terus berlanjut, tak ada yg bisa membawamu kembali ke masa lalu! kalau mau ke masa lalu pake aja alat doraemon,itu pun cuma di cerita kartun yg fiktif.hehehe
Bersyukurlah terhadap apa saja yang Tuhan berikan kepadamu. Pasti selalu ada pembelajaran dibalik semuanya dan juga menjadi bekal untuk menghadapi ujian dan rintangan selanjutnya...
semangat yaa Ruz ;-)
Komentar
Posting Komentar